Sinergi Surabaya: DPD Apersi Jatim Hadiri Akad Massal KUR Perumahan untuk Wujudkan KPR Mudah

SURABAYA – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia Jawa Timur (DPD Apersi Jatim) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung program penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan turut hadir dalam kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Surabaya.

Acara akad massal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan para stakeholder untuk mengakselerasi realisasi Program Tiga Juta Rumah Nasional, khususnya melalui skema pembiayaan yang lebih mudah diakses.

Ketua DPD Apersi Jatim, [Sebutkan nama Ketua Apersi Jatim, jika ada data], menegaskan kehadiran asosiasi tersebut adalah bentuk dukungan nyata terhadap program KUR Perumahan yang dinilai memiliki efek berganda (multiplier effect) yang luas terhadap perekonomian daerah.

“Program KUR Perumahan ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap sektor usaha terkait, mulai dari pengembang hingga industri pendukung seperti toko bangunan, kaca, batu bata, dan pasir. Ekonomi kerakyatan pun ikut bergerak,” ujar [Nama Ketua Apersi Jatim].

Sinergi Multi Pihak Wujudkan Pemerataan Akses Rumah

Kegiatan Akad Massal KUR Perumahan ini memperkuat sinergi antara berbagai pihak, termasuk perbankan sebagai penyalur kredit, pengembang (developer), serta instansi pemerintah terkait. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses kepemilikan rumah, terutama bagi MBR di Jawa Timur, yang selama ini menghadapi kendala tingginya harga tanah dan rumah, serta kesulitan dalam memenuhi uang muka (down payment).

Skema KUR Perumahan memberikan angin segar bagi pengembang karena menyediakan fasilitas kredit suplai yang lebih besar dengan bunga yang rendah (sekitar 6% per tahun). Fasilitas ini memungkinkan pengembang untuk mempercepat pembangunan rumah subsidi.

DPD Apersi Jatim menyatakan harapannya agar program pembiayaan rumah bersubsidi, termasuk KUR Perumahan dan skema lain seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dapat berjalan secara berkesinambungan. Hal ini diyakini akan menjadi solusi konkret dalam menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Asosiasi tersebut juga mendorong seluruh anggotanya untuk memanfaatkan peluang dari KUR Perumahan ini dengan sebaik-baiknya demi mencapai target pemerintah dalam penyediaan rumah bagi rakyat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *